Pagi itu, seperti ratusan bahkan ribuan pagi sebelumnya
Daun itu hanya mampu bolak-balik berterbangan diombang-ambing angin di antara dua merpati yang bertengger berjauhan.
Ingin sekali Ia menyampaikan kerinduan yang amat dalam yang juga tak mampu disuarakan sahabatnya, angin. Ia hanya mampu gelisah tak tentu arah hingga akhirnya tua, menguning dan mati. Merpati itu pun pergi berlawanan arah dengan langkah goyah membelah angkasa yang kian memerah ulah matahari yang marah. Rindunya? Perlahan patah terbelah pasrah... Wednesday, 03: 40. April, 27, 2016
Saturday, November 19, 2016
Patah terbelah pasrah
Begitulah, bersastralah...
Bagi yang tidak mencintai sastra:
Menulis puisi akan terrasa sangat menggelikan
Menulis cerita pengalaman sehari-hari akan terrasa sangat konyol
Menulis kata-kata mutiara akan terrasa sangat buang-buang waktu
Mengutip quotes dari seorang tokoh akan terrasa sangat tak berguna
Mengutip sebaris puisi sastrawan akan terrasa sangat berlebihan
Mengutip penggalan novel seorang penulis akan terrasa sangat bodoh.
Begitulah.
Monday, November 14, 2016
Great great
Life is great, I have to thank for the air I breath
Life is great, I have to cherish every momment with my family
Subscribe to:
Posts (Atom)